Kamis, 24 Mei 2012

My choice

Diposting oleh Fatimah Dewi di Kamis, Mei 24, 2012


Jadi, mengapa judulnya “my choice”? Postingan kali ini, saya akan menceritakan bagaimana pilihan jalan hidup saya di SMA *oke sedikit lebay* bisa dikatakan pemilihan jurusan hahaha. Di sekolah saya, ada 3 jurusan yaitu IPA, IPS dan Bahasa. Dan, dengan ketetapan hati yang tidak dibuat-buat, akhirnya saya memilih jurusan Bahasa. Banyak pertanyaan yang datang kepada saya saat itu, rata-rata pertanyaannya adalah MENGAPA.
Mengapa saya bisa memilih jurusan bahasa? Pertanyaan ini datang dari keluarga, teman, guru, saudara, angin, hujan *eh, bukan* pokoknya intinya mereka bertanya alasan saya memilih jurusan ini. Dan jawaban saya adalah, This is my choice. Mungkin, banyak dari mereka tidak puas dengan jawaban saya ini. Bahkan, orang tua saya pun awalnya tidak setuju dengan pilihan saya. Tapi, saya berusaha meyakinkan mereka kalau this is the best for me. And no one can change it. Sempat bimbang juga sih, bagaimana kalau tidak diizinkan. Untungnya, saya punya sahabat-sahabat yang selalu memberi dukungan apapun pilihan saya. Thanks for everything guys, dan ditambah lagi saya punya wali kelas yang super duper care dengan pilihan saya. Terima kasih bu, saya janji tidak akan mengecewakan ibu :’D Tapi, tentu saja, tidak semuanya mendukung pilihan saya ini. Ada beberapa teman yang berkata kepada saya. “Are you sure? Ini Bahasa lho Fat. Kamu gak milih IPA aja?” dan, saya hanya tersenyum mendengar mereka berkata seperti itu. Alhamdulillah, setelah perjuangan yang tidak bisa dikatakan mudah, izin itu saya dapat. Yah, seperti perbandingannya, mendapatkan izin konsernya mbak Lady Gaga lah. *jangan protes, kan saya bilang tadi perbandingan* Tapi, tentu saja ada syaratnya. I have to prove that I can do the best.
 Seperti kita ketahui, banyak yang beranggapan jika jurusan bahasa adalah tempat “Buangan” dari murid yang nakal, bodoh atau sebagainya. Dan disini, jika teman-teman ada yang berpendapat seperti itu, saya akan mengatakan YOU ARE WRONG, REALLY WRONG. Memangnya siapa yang boleh menjudge siapa? Come on, everyone is different. You can’t judge them because they are not same with you. Kalau bukan kita sendiri yang tahu kemampuan kita, siapa lagi? Memangnya seumur hidup kita harus mendengarkan perkataan orang lain? Sometimes, They should know that We lead not follow. Hampir 1 tahun saya di kelas bahasa, jadi saya sudah merasakan beberapa perbedaan. Perbedaan apa sih? Perbedaan bagaimana tanggapan orang-orang disekeliling saya ketika mendengar “Bahasa”. Tidak jarang, saya mendapat berbagai komentar negatif dari beberapa orang yang masih beranggapan jurusan IPA adalah jurusan terbaik sepanjang masa. Oh iya, sekedar mengingatkan, saya tidak ada masalah dengan semua jurusan, saya beranggapan semua jurusan sama kok. Semua mempunyai kelebihannya masing-masing. Ada beberapa hal yang saya ingat, betapa mereka merendahakan jurusan kami. Entah dari perkataan mereka, tatapan mereka, dan lain-lain. Contohnya, pada suatu ketika, kami pergi ke kantin. Saat itu, jam istirahat digunakan untuk ulangan, jadi kami mendapatkan jam istirahat di akhir pelajaran. Ada beberapa teman dari jurusan lain yang tiba-tiba berkata “Memangnya kelas bahasa gak pernah ada pelajaran ya? Kok ke kantin terus?” bisakah teman-teman bayangkan bagiaman perasaan kami saat itu? Betapa kecewanya kami mendengar mereka berkata seperti itu. Tidak cukup disitu, bahkan ada beberapa guru yang juga secara terang-terangan merendahkan kami. Satu kalimat yang benar-benar saya ingat sampai saat ini “Kalau kalian pintar, pastinya masuk IPA lah. Gak mungkin kalian masuk Bahasa” dan saat itu, kami hanya bisa diam. Betapa tidak percayanya kami, ada seorang guru yang mengatakan hal seperti itu. Kecewa? tentu saja. Sedih? lebih dari sekedar sedih malah. kalau dipikir-pikir kami tidak butuh apa-apa. Kami hanya butuh DIAKUI. Diakui kalau kami mempunyai kemampuan, bukan sekedar jurusan buangan atau apa. Kami memilih bahasa bukan karena terpaksa. Kami semua mempunyai alasan mengapa memilih jurusan ini. Bukan untuk sekedar gengsi, menyombongkan diri, membuat orang tua bangga atau apa. Kami hanya INGIN masuk jurusan ini. Dan itu sudah menjelaskan semua. J
Beberapa alasan mengapa saya masuk jurusan Bahasa adalah :
Pertama, karena saya suka dan ingin. Saya suka segala hal tentang dunia baca tulis. Saat ini saya memang belum bisa membuat puisi, cerpen ataupun tulisan-tulisan indah. But, I always try. Menulis blog juga kan? Cobalah dari hal kecil. Saya ingin masuk bahasa karena di sana, saya menemukan dunia saya.
Kedua, ada mata pelajaran yang belum pernah saya kenal sebelumnya. Say hello to French J bayangkan betapa kerennya bahasa Prancis itu, hahaha. Rasanya menyenangkan, mendengar aksen yang sangat asing di telinga saya ketika guru berbicara bahasa Prancis.
Ketiga, peluang jalur undangan terbuka lebar. Karena, di sekolah saya hanya ada 1 kelas bahasa. Dan muridnya 32 orang. Jadi, peluang jalur undangan lebih besar dari jurusan yang lain.
            Oh ya, beberapa hari yang lalu, ada adik kelas yang bertanya kepada saya tentang jurusan bahasa. Dia sangat berminta masuk bahasa sebetulnya, tapi sayangnya orang tuanya tidak mengizinkan. Dia banyak bertanya, enak gak sih masuk bahasa? Saya jawab tentu ada enaknya. Ada banyak hal baru yang tidak kita temui di kelas 10. Tapi siap-siap tidak enaknya ya, dianggap sebelah mata hahaha. Tapi over all, saya bangga menjadi bagian jurusan bahasa. Jadi pesan saya untuk adik-adik just follow your heart, don’t regret with your decision. You know what the best for you. Dan untuk teman-teman yang beranggapan kurang baik dengan jurusan kami, terima kasih sudah memperhatikan kami. Artinya kalian care J
            Terima kasih atas waktu teman-teman yang bersedia untuk membaca sedikit isi hati saya. Semoga teman-teman nyaman mengunjungi blog saya. Maaf, jika ada kata-kata yang kurang berkenan. Au revoir, merci :D

2 komentar:

Uyet_dompo.LOL on 24 Mei 2012 20.17 mengatakan...

tulisan dibawah yang >>> Silahkan diberi makan (ikan di blog qaqa yang mondar-mandir itu) bikin gueh nagis :'( udah 4 hari ikan aku ngga tak beri makan -________- ----> CURHAT

*no comment buat post qaqa kali ini*
cukup sekian dan terima kasih :b

Fatimah Dewi on 24 Mei 2012 20.39 mengatakan...

Buahahaha, ini apaan lagi. sumpah nagkak.
iya, itu emang jarang dikasih makan, makanya kurus kayak yang punya blog T.T *ditimpuk sendal*

haha, gapapa. merci udah mampir ye, au revoir

Posting Komentar

 

Eat. Read. Sleep. and Draw! Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos